Jumat, 15 Februari 2019

Organisasi Disk & Manajemen File



BAB V
ORGANISASI DISK & MANAJEMEN FILE
A.Definisi
Manajemen file adalah suatu metode dan struktur data yang digunakan oleh sistem operasi untuk mengatur atau mengorganisir file yang ada pada disk atau partisinya. Manajemen file atau disebut juga file system dapat diartikan sebagai disk atau partisi yang digunakan untuk menyimpan file-file tertentu.
B.Tingkat Data
1.      Character
Character merupakan bagian data yang terkecil, bisa berupa  karakter/cii-ciri numerik, huruf ataupun karakter-karakter khusus (special characters) yang membentuk suatu item data / field.
2.      Field
adalah suatu atribut berasal dari record yang menunjukkan/menampilkan suatu item yang berasal dari data, seumpama seperti nama, alamat dan lain sebagainya. Kumpulan yang berasal dari field membentuk suatu record.
3.      Record
Record merupakan suatu perkumpulan field yang telah lengkap yang biasanya di kalkulasi di didalam satuan baris.
4.      File
File merupakan suatu kesatuan yang berasal dari kumpulan record yang bisa menggambarkan/melukiskan mengenai data/information yang jelas. Seperti contohnya file anam barang yang memuat data/information mengenai segala nama barang yang ada di situ.
5.      Database
Basis data atau database merupakan basis data yang terdiri dari dua kata yakni adalah basis dan data. Basis merupakan suatu gudang atau markas area berkumpul namun data adalah sekumpulan fakta yang bisa mewakili suatu objek layaknya seperti Manusia, barang, dan lain sebagainya yang terekam didalam berntuk angka, huruf, teks, symbol, gambar, bunyi, atau berupa kombinasi.
C.Managemen File
1.      Sistem Oprasi DOS


Sistem operasi merupakan perangkat lunak pada sistem komputer. Pada saat sekarang ini sistem operasi pada komputer berkembang sangat cepat sejak ditemukannya sistem operasi dengan antarmuka berbasis text. DOS ( Disk Operating system ) merupakan sistem operasi berbasis text yang jarang dipakai pada saat sekarang ini karena manusia lebih menyukai sistem operasi dengan antarmuka berbasis grafik (GUI). Contoh Sistem operasi yang terkait dengan DOS adalah MS DOS (Microsoft), Novell DOS, ROM Dos, IBM PC DOS, DR DOS, Free DOS, PTR DOS, OPEN DOS, Caldera DOS dan lain-lain.
DOS mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

·        Antarmuka berbasis teks atau perintah
·        Tanda kesiapan menerima perintah dari pengguna disebut prompt
·        Single tasking yaitu hanya dapat menjalankan satu program dalam satu waktu
·        Menjalankan processor dengan real mode
·        Single User yaitu hanya dapat digunakan oleh satu pengguna dalam satu waktu.

Saat ini sistem operasi DOS sangat jarang kita jumpai karena kebanyakan orang lebih menyukai sistem operasi berbasis GUI seperti microsoft windows, Linux dan Mac OS.
Perintah-perintah untuk bekerja dengan direktori (DOS/Disk Oprating System):
1)      MD (make directori)     : membuat direktori
  MD\nama direkrori
  C:>CD\UMC\PIK\SOFTWARE
2)      CD (Change directory):pindah directori
CD\nama directori
C:>CD\UMC\PIK\SOFTWARE\SO
C:>SO
3)      RD (Remove Directory):Menghapus directori
Perintahnya                      RD\nama directori
                                       C\RD\UMC\PIK\SOFTWARE
Syarat menghapus directori:
1)      Tidak ada file di dalamnya
2)      Tidak ada subdirectori di dalamnya
3)      Menghapus subdirectori yang apaling bawah terlebih dahulu




1.      Sistem Oprasi Window
Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis.

Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.

v  DOS
Perintah DOS adalah perintah-perintah yang dapat dijalankan di dalam sistem operasi DOS. Dalam sistem operasi DOS, terdapat dua jenis perintah, yakni:
    Perintah internal (internal command), yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam COMMAND.COM (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS, di mana saja.
    Perintah eksternal (external command), yakni perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam COMMAND.COM, dan membutuhkan sebuah berkas yang dapat dieksekusi (berupa program DOS) yang harus terdapat dalam direktori aktif.

Berikut perintah-perintah internal yang terdapat dalam MS-DOS.
a)      ASSOC : Menampilkan atau memodifikas file extension associations.
b)      BREAK : Mengeset pengecekan penekanan tombol Ctrl+C atau menggagalkannya.
c)      CD atau CHDIR : Mengganti direktori aktif ke direktori lainnya yang ditentukan dalam parameter. Jika dijalankan tanpa parameter, maka perintah ini akan menampilkan lokasi di mana direktori aktif berada.
d)      CHCP : Jika dijalankan tanpa parameter, perintah ini akan menampilkan code page (kumpulan karakter) dalam bentuk angka yang sedang digunakan. Perintah ini juga dapat digunakan untuk mengganti code page untuk semua perangkat yang mendukung pergantian kumpulan karakter.
e)      CLS : Membersihkan layar dan menempatkan kursor pada pojok kiri layar. Perintah ini tidak memiliki parameter.
f)        COPY             : Menyalin satu atau beberapa berkas dari satu lokasi ke lokasi lainnya yang ditentukan. Perintah ini memiliki dua parameter, yakni parameter sumber berkas dan tujuan ke mana berkas akan disalin.
g)      CTTY : Perintah ini akan mengganti perangkat terminal (terminal device/tty) yang digunakan untuk mengontrol komputer.
h)      DATE : Perintah ini akan menampilkan tanggal saat ini. Perintah ini juga dapat mengeset tanggal komputer.
i)        DEL atau ERASE : Menghapus berkas yang ditentukan dalam parameter. Parameter dapat berupa nama berkas atau beberapa nama berkas yang disusun menggunakan karakter wildcard.
j)        DIR : Jika digunakan tanpa parameter, perintah ini dapat menampilkan daftar berkas-berkas dan subdirektori yang terdapat di dalam direktori aktif. Berkas ini memiliki satu parameter, yakni lokasi direktori di mana hendak menampilkan daftar isi direktori.
k)      EXIT :  Keluar dari shell COMMAND.COM sekunder dan kembali lagi kepada COMMAND.COM primer.
l)        LH atau LOADHIGH : Memuat sebuah program ke upper memory block.
m)    LOCK             : Perintah ini mengizinkan akses langsung terhadap hard disk. Perintah ini hanya dimiliki oleh MS-DOS dalam Windows 95/98.
n)      MKDIR atau MD : Membuat sebuah direktori dalam direktori aktif.
o)      PATH : Menentukan di mana MS-DOS harus mencari berkas-berkas yang dapat dieksekusi sebagai program.
p)      PROMPT : Mengubah tampilan command prompt MS-DOS.
q)      RMDIR atau RD : Menghapus sebuah direktori kosong. Akan gagal bila direktori tersebut mengandung berkas atau subdirektori lainnya. Gunakan perintah eksternal DELTREE untuk menghapus total sebuah tree direktori.
r)       REN atau RENAME :  Mengubah nama sebuah atau beberapa berkas (dengan menggunakan karakter wildcard).
s)       SET : Menampilkan, menghapus atau mengeset variabel-variabel lingkungan. Umumnya, perintah ini dimasukkan ke dalam berkas AUTOEXEC.BAT.
t)        TIME   : Menampilkan atau mengeset waktu saat ini.
u)      TYPE   : Menampilkan isi dari sebuah berkas (dalam bentuk teks) ke dalam standard output.
v)      UNLOCK : Menonaktifkan akses hard disk secara langsung. Perintah ini hanya dimiliki oleh MS-DOS dalam Windows 95/98.
w)    VER : Menampilkan versi sistem operasi yang digunakan.
x)      VERIFY : Memberi perintah pada sistem operasi agar melakukan verifikasi bahwa berkas-berkas yang ditulis ke dalam media penyimpanan telah sempurna ditulis, dan menampilkan status verifikasi. Perintah ini secara default dinyalakan oleh MS-DOS.
y)      VOL : Menampilkan nama label dari sebuah volume atau partisi.
Penggunaan Perintah MS-DOS

Di bawah ini adalah beberapa perintah external pada Ms- Dos secara penggunaannya.
a)      Break
Fungsi: untuk menyiapkan pemeriksaan penekanan tombol Control-C(diaktifkan atau tidak diaktifkan)
Sintaks: Break On Atau Break Off
Contoh: A:>Break off
Komentar: penekanan tomboh Control-C tidak akan menghentikan proses
b)      Chdir / CD
Fungsi: untuk mengubah direktori ke dalam path yang lain
Sintaks: Chdir [path] Atau CD [path]
Contoh: A:>CD NamaSiswa
Komentar: berpindah dari path A:\ ke A:\NamaSiswa
c)      CLS
Fungsi: berguna untuk menghapus/ mengosongkan isi layar
Sintaks: Cls
Contoh: A:>cls
Komentar: Semua jenis teks yang tampil di layar akan hilang, dan hanya menyisakan prompt MS-DOS dengan sebuah kursor.
d)      Copy
Fungsi: fasilitas untuk menggandakan suatu file atau lebih ke dalam drive/ lokasi lain
Sintaks: Copy [drive:] [path1] [drive:] [path2]
Contoh: A:>copy readme.txt B:
Komentar: menggandakan file readme.txt dari drive A: ke dalam drive B:
e)      Date
Fungsi: memunculkan / menetapkan tanggal pada jam internal komputer
Sintaks: Date [mm-dd-yy]
Contoh: A:>Date 03-09-2010
Komentar: mengubah tanggal sistem menjadi tanggal 3 September 2010
f)        Del
Fungsi: untuk menghapus file atau beberapa file yang dinyatakan
Sintaks: Del [drive:] [path]
Contoh: A:>del help.*
Komentar: menghapus semua file yang bernama help dengan extension sembarang
g)      Dir
Fungsi: Untuk menyalin suatu file atau lebih ke lokasi lain
Sintaks: Dir [drive:] [path] [/p] [/w] [/s] [/o] [/b]
Contoh: A:>dir B: /w /onKomentar: semua file ditampilkan dalam drive B: dengan format tampilan melebar dan terurut nama file
       /A: berguna untuk menampilkan file yang mempunyai attribute direktori, file system, file tersembunyi, read only file serta archiving file. Lebih simpelnya dengan cara menambahkan atribut ini maka semua file yang ada dalam direktori akan ditampilkan.
        /B: berfungsi untuk menampilkan nama file saja.
        /D: untuk menampilkan file secara horizontal
        /L: untuk menampilkan nama file secara lowercase
        /N: untuk menampilkan file dengan nama format panjang, tanpa /N nama folder “Program Files” menjadi “progra`1”.
        /O [attr]: untuk menampilkan file dengan teratur sesuai urutan.
        -N: menampilkan file secara urut sesuai nama (alphabetic)
        -E: menampilkan file secara urut sesuai extension (alphabetic)
        -G: untuk menampilkan file urut sesuai group
        -S: untuk menampilkan file urut sesuai ukuran file (dimulai dari terkecil)
        -D: untuk menampilkan file urut sesuai waktu (dimulai dari yang paling lama)
        /P untuk untuk mempause saat layer command prompt sudah penuh
        /Q: untuk menampilkan nama pemilik dari file
        /S: untuk menampilkan folder beserta subdirectory dari file yang terdapat di dalamnya.
        /W: untuk menampilkan file secara horizontal
h)      Mkdir / MD
Fungsi: digunakan untuk membuat suatu direktori
Sintaks: MD [drive:] [path]
Contoh: A:>md program
Komentar: membuat direktori baru dalam drive A:, dengan path A:\program\
i)        Path
Fungsi: untuk menyiapkan jejak pencarian sebuah perintah
Sintaks: Path [drive:] [path] ; [drive:] [path]..................
Contoh: A:>Path \program; \data; \user
Komentar: MS-DOS akan melacak ketiga path ini untuk mencari suatu perintah
j)        Prompt
Fungsi: untuk mengubah prompt dari MS-DOS
Sintaks: Prompt [teks] [$karakter] ...........
Contoh: A:>prompt Anda_di $p$g
Komentar: akan mengubah bentuk A:> menjadi Anda_di A:>
k)      Rename / ren
Fungsi: untuk mengubah nama suatu file
Sintaks: Ren [drive] [path] namafile1 namafile2
Contoh: A:>ren gambar.jpg image.jpg
Komentar: mengubah nama file gambar.jpg menjadi image.jpg pada drive A:
l)        Rmdir / RD
Fungsi: untuk menghapus direktori dari struktur direktori kerja
Sintaks: Rd [drive:] [path]
Contoh: A:>RD program
Komentar: menghapus direktori program dari drive A:
m)    Time
Fungsi: untuk menampilkan / menetapkan jam sistem
Sintaks: Time [hh:mm:ss]
Contoh: A:>time
Komentar: menampilkan jam sistem sekarang ini.
n)      CD\
Fungsi: menuju/ mengembalikan ke direktori awal
Sintaks: CD\
Contoh: A:>CD\
Komentar: mengembalikan ke direktori awal
o)      CD..
Fungsi: untuk kembali ke direktori 1 level di atasnya
Sintaks: CD..
Contoh: A:>cd..
Komentar: mengembalikan ke direktori 1 level di atasnya
p)      Vol
Fungsi: untukmenampilkan label suatu drive dan serial numbernya
Sintaks: Vol [drive:]
Contoh: A:>vol c:
Komentar: menampilkan label suatu drive dan serial numbernya.
q)      Title
Fungsi: untuk mengubah nama pada windows tittle dengan namau yang baru
Sintaks: title [judul yang akan digantikan]
Contoh: A:>title perintah-perintah dasar dengan command prompt
Komentar: mengganti nama pada windows title dengan nama baru
r)       Ver
Fungsi: untuk mengetahui versi windows yang dipakai
Sintaks: ver
Contoh: A:>ver
Komentar: menampilkan versi windows yang dipakai
s)       Color (attr)
Fungsi: untuk mengubah warna pada background dan foreground pada command prompt
Sintaks: Color [nomor warna]
Contoh: A:>color 5
Komentar: Attr : adalah parameter untuk warnanya
Attr terdiri dari 2 nilai hexadecimal yaitu nilai pertama untuk mengubah warna background dan nilai kedua untuk mengubah warna pada foreground.
Daftar warnanya adalah sebagai berikut ini :
    0= warna hitam
    1= warna biru
    2= warna hijau
    3= warna aqua
    4= warna merah
    5= warna ungu
    6= warna kuning
    7= warna putih
    8= warna abu-abu
    9= warna light blue
    A= warna light green
    B= warna Light Aqua
    C= warna Light Red
    D= warna Light Purple
    E= warna Light Yellow
    F= warna Bright White

t)        Edit
Fungsi: fasilitas text editor untuk dos
Sintaks: edit
Contoh: A:>edit
Komentar: text editor pada dos
u)      Exit
Fungsi: perintah untuk keluar dari command prompt
Sintaks: exit
Contoh: A:>exit
Komentar: keluar dari command prompt
v)      Tree
Untuk melihat atau menampilkan sebuah directory dengan semua directory yang ada didalamnya dalam bentuk diagram ( pohon ) dengan menggunakan perintah TREE . Contoh penggunaan dari perintah TREE ini adalah :
    C:\ > TREE
    C:\Praktikum> TREE

w)    Deltree
Untuk menghapus sebuah directory beserta seluruh isinya ( pohon directory ) menggunakan perintah DELTREE
    C:\> DELTREE Praktikikum
Maka directory Praktikum beserta sub-sub directorynya akan terhapu

D.Window Explorer

Sumber Referensi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar