BAB VI
TEKNIK PENGOLAHAN DATA,KOMUNIKASI
DATA
& JARINGAN KOMPUTER
A. Teknik Pengolahan Data
Pengertian data
Data adalah catatan atas kumpulan
fakta. Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa latin yang
berarti “sesuatu yang diberikan”. Dalam penggunaan sehari-hari data berarti
suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil
pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka,
kata-kata, atau citra.
Dalam keilmuan (ilmiah), fakta
dikumpulkan untuk menjadi data. Data kemudian diolah sehingga dapat diutarakan
secara jelas dan tepat sehingga dapat dimengerti oleh orang lain yang tidak
langsung mengalaminya sendiri, hal ini dinamakan deskripsi. Pemilahan banyak
data sesuai dengan persamaan atau perbedaan yang terkandung dinamakan
klasifikasi.
Dalam pokok bahasan manajemen
pengetahuan data dicirikan sebagai sesuatu yang bersifat mentah dan tidak
memiliki konteks. Dia sekedar ada dan tidak memiliki signifikansi makna di luar
keberadaannya itu. Dia bisa muncul dalam berbagai bentuk, terlepas dari apakah
dia bisa dimanfaatkan atau tidak.
Menurut berbagai sumber lain, data dapat juga didefinisikan
sebagai berikut:
·
Menurut kamus bahasa
inggris-indonesia, data berasal dari kata datum yang berarti fakta
·
Dari sudut pandang bisnis,
data bisnis adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan
kejadian (transactions)yang terjadi
·
Pengertian yang lain
menyebutkan bahwa data adalah deskripsi dari suatu kejadian yang kita hadapi
Intinya data itu adalah suatu fakta-fakta tertentu sehingga
menghasilkan suatu kesimpulan dalam menarik suatu keputusan
Pengertian pengolahan data
Pengolahan data merupakan bagian
yang amat penting dalam metode ilmiah, karena dengan pengolahan data, data
tersebut dapat diberi arti dan makna yang berguna dalam memecahkan masalah
penelitian. Data mentah yang telah dikumpulkan perlu dipecah-pecahkan dalam
kelompok-kelompok, diadakan kategorisasi, dilakukan manipulasi serta diperas
sedemikian rupa sehingga data tersebut mempunyai makna untuk menjawab masalah
dan bermanfaat untuk menguji hipotesa atau pertanyaan penelitian.
Mengadakan manipulasi terhadap
data mentah berarti mengubah data mentah tersebut dari bentuk awalnya menjadi
suatu bentuk yang dapat dengan mudah memperlihatkan hubungan-hubungan antara
fenomena. Beberapa tingkatan kegiatan perlu dilakukan, antara lain memeriksa
data mentah, sekali lagi, membuatnya dalam bentuk tabel yang berguna, baik
secara manual ataupun dengan menggunakan komputer.
Setelah data disusun dalam
kelompok-kelompok serta hubungan-hubungan yang terjadi dianalisa, perlu pula
dibuat penafsiran-penafsiran terhadap hubungan antara fenomena yang terjadi dan
membandingkannya dengan fenomena-fenomena lain di luar penelitian tersebut.
Berdasarkan pengolahan data tersebut, perlu dianalisis dan dilakukan penarikan
kesimpulan hasil penelitian.
Pengolahan data secara sederhana
diartikan sebagai proses mengartikan data-data lapangan sesuai dengan tujuan,
rancangan, dan sifat penelitian. Misalnya dalam rancangan penelitian
kuantitatif, maka angka-angka yang diperoleh melalui alat pengumpul data
tersebut harus diolah secara kuantitatif, baik melalui pengolahan statistik
inferensial maupun statistik deskriptif. Lain halnya dalam rancangan penelitian
kualitatif, maka pengolahan data menggunakan teknik non statitistik, mengingat
data-data lapangan diperoleh dalam bentuk narasi atau kata-kata, bukan
angka-angka. Mengingat data lapangan disajikan dalam bentuk narasi kata-kata,
maka pengolahan datanya tidak bisa dikuantifikasikan. Perbedaan ini harus
dipahami oleh peneliti atau siapapun yang melakukan penelitian, sehingga
penyajian data dan analisis kesimpulan penelitian relevan dengan sifat atau
jenis data dan prosedur pengolahan data yang akan digunakan. Di atas dikatakan
bahwa pengolahan data diartikan sebagai proses mengartikan data lapangan, yang
berarti supaya data lapangan yang diperoleh melalui alat pengumpul data dapat
dimaknai, baik secara kuantitatif maupun kualitatif, sehingga proses penarikan
kesimpulan penelitian dapat dilaksanakan. Dengan demikian, pengolahan data
tersebut dalam kaitannya dengan praktek pendidikan adalah sebagai upaya untuk
memaknai data atau fakta menjadi makna.
Makna penelitian yang diperoleh
dalam pengolahan data, tidak sampai menjawab pada analisis “kemengapaan”
tentang makna-makna yang diperoleh. Misalnya dalam rancanganpenelitian
kuantitatif, maka angka-angka yang diperoleh melalui alat pengumpul data
tersebut harus diolah secara kuantitatif, baik melalui pengolahan statistik
inferensial maupun statistik deskriptif.
Teknik pengolahan data terdiri dari :
1. Batch Processing System
Data-data sebelum masukan
dimasukan terlebih dahulu berdasarkan jenisnya lalu dibaca satu persatu dan
disimpan pada sebuah tape.Sesudah CPU selesai pada satu program/data,maka
program berikutnya akan diambil dari tape tersebut.Oleh sebab itu sistem antri
maka di beri nama Batch Processing Sytem.
2. Multi Programming
Menjalankan lebih satu program
pada waktu bersamaan
Misal program A menjalankan operasi input/output,proses CPU
diambil alih oleh program B. Sementara program A dan B mengerjakan
input/output,program C diproses.Sesudah program A,B,C selesai diproses,masukan
program berikutnya(D).
Langkah-langkah ini diatur oleh bagian dari operating sistem
yang dinamakan “Supervisor”.
3. Time Sharing System
Memekai cara ternimal.Dimana
misalakan ada 21 terminal yang dihubungkan pada sebuahCPU.Pemakai pada terminal
pertama(program 1) sedang memproses input/output (tidak menggunakan
CPU),program 2 dapat menggunakan CPU.Lalu program 1 dikeluarkan dari program
lalu program 3 dari terminal 3 dimasukan.Proses tersebut dilakukan
berulang-ulang dalam waktu beberapa detik,ini artinya TSS memekai sistem “selang-seling”.
Fungsi TS Supervisor : memeberikan waktu pada program
yang sedang diproses oleh CPU.
Fingsi Transper Monitor :
mengawasi jalannya (transper) informasi ke terminal disk.
4. Computer Network
Pengguna dari satu pusat komputer
bisa menerima/mengirim informasi dari/kepada puasat komputer lainnya.
B. Komunikasi data
Komunikasi data adalah proses
pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih alat (bahasa
Inggris: device) (seperti komputer / laptop / telepon genggam / printer / dan
alat komunikasi lain) yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun
yang luas, sepeti internet. Pada dasarnya komunikasi data merupakan proses
pengiriman informasi di antara dua titik menggunakan kode biner melewati
saluran transmisi dan peralatan switching, bisa antara komputer dan komputer,
komputer dengan terminal, atau komputer dengan peralatan, atau peralatan
denganperalatan.
Pengertian lain komunikasi data
yaitu transmisi data elektronik melalui beberapa media(kabel coaksial, fiber
optik, microwave dsb). Sistem yang mungkin terjadinya transmisi data sering
disebut sebagai jaringan komunikasi data
Secara umum ada dua jenis komunikasi data, yaitu:
1) Melalui Infrastruktur Terestrial
Menggunakan media
kabel dan nirkabel sebagai aksesnya. Membutuhkan biaya yang tinggi untuk
membangun infrastruktur jenis ini. Beberapa layanan yang termasuk terestrial
antara lain: Sambungan Data Langsung (SDL), Frame Relay, VPN MultiService dan
Sambungan Komunikasi Data Paket (SKDP).
2) Melalui Satelit
Menggunakan
satelit sebagai aksesnya. Biasanya wilayah yang dicakup akses satelit lebih
luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya
infrastruktur terestrial namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya
proses komunikasi. Kelemahan lain dari komunikasi via satelit adalah adanya
gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang matahari (Sun Outage) dan yang
paling parah terjadi setiap 11 tahun sekali.
1. Komunikasi Data Terbagi Menjadi :
a) Data Collection : Dimana
data dikumpulkan dari kantor cabang.
b) Data Processing :
Dimana data diproses oleh CPU pada kantor pusat.
c) Data Distribution :
Dimana data disebarkan/dibagikan.
2. Komunikasi data terdiri dari 3 teknik :
a) Off-Line System
b) On-Line System
c) Real-Time System
3. Alat-alat yang diperlikan untik komunikasi data
a) Input/Output Devices :
Untuk mengirim/menerima data;tape,disk,card.
b) Comunication Line :
Fasilitas komunikasi;telephone,telex.
c) Modem (Modulator Demodulator) :
Pengubah signal digital menjadi analog dan sebaliknya,lalu mengirimkannya
melalui jalur komunikasi untuk hubungan antar lokasi satu dengan lokasi
lainnya.
C. Jaringan Komputer
a. Pengertian
Jaringan komputer (jaringan)
adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling
berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar
dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta
dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut
klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).
Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir
seluruh aplikasi jaringan komputer.
Dua buah komputer yang
masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui
kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat
lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang
sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi
jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch,
Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.
b. Topologi jaringan
Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan
geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan
station. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 6 kategori utama seperti di bawah
ini.
1) Topologi STAR
Topologi bintang
atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Pada topologi ini kita
sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer.
Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll.
Keuntungan Topologi STAR
·
Cukup mudah untuk mengubah
dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa
mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
·
Apabila satu komputer yang
mengalami kerusakan dalam jaringan maka computer tersebut tidak akan membuat
mati seluruh jaringan star.
·
Kita dapat menggunakan
beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat
mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kerugian Topologi STAR
·
Memiliki satu titik
kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh
jaringan akan gagal untuk beroperasi.
·
Membutuhkan lebih banyak
kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi
lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang
lain.
·
Jumlah terminal terbatas,
tergantung dari port yang ada pada hub.
·
Lalulintas data yang padat
dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.
2) Topologi RING
adalah topologi jaringan dimana
setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer
yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya
sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin.
Keuntungan Topologi RING
·
Data mengalir dalam satu
arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
·
Aliran data mengalir lebih
cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
·
Dapat melayani aliran
lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.
·
Waktu untuk mengakses data
lebih optimal.
Kerugian Topologi RING
·
Apabila ada satu komputer
dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi
·
keseluruhan jaringan.
·
Menambah atau mengurangi
computer akan mengacaukan jaringan.
·
Sulit untuk melakukan
konfigurasi ulang.
3) Topologi bus
Pengertian Topologi Bus adalah
suatu metode atau cara untuk menghubungkan dua atau lebih komputer secara
serial, dengan memakai kabel utama sebagai center atau pusat lalu lintas data.
Topologi bus umumnya dipakai pada jaringan berskala kecil dimana semua
perangkat jaringan terhubung dengan kabel tunggal yang disebut dengan bus.
Keuntungan Topologi BUS
·
Topologi yang sederhana
·
Kabel yang digunakan
sedikit untuk menghubungkan komputer‐komputer atau peralatan‐peralatan
yang lain
·
Biayanya lebih murah
dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
·
Cukup mudah apabila kita
ingin memperluas jaringan pada topologi bus.
Kerugian Topologi BUS
·
Traffic (lalu lintas) yang
padat akan sangat memperlambat bus.
·
Setiap barrel connector
yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan,
dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
·
Sangat sulit untuk
melakukan troubleshoot pada bus.
·
Lebih lambat dibandingkan
dengan topologi yang lain.
4) Topologi jala/MESH
Topologi jala atau Topologi mesh
adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung
secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya,
dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan
perangkat yang dituju (dedicated links).
Keuntungan Topologi MESH
·
Keuntungan utama dari
penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
·
Terjaminnya kapasitas
channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
·
Relatif lebih mudah untuk
dilakukan troubleshoot.
Kerugian Topologi MESH
·
Sulitnya pada saat
melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan
peralatan‐peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
·
Biaya yang besar untuk
memelihara hubungan yang berlebih.
5) Topologi TREE
Topologi pohon atau
di sebut juga topologi hirarki dan bisa juga disebut topologi bertingkat
merupakan topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor
yang bertingkat.
Kelebihan Topologi Tree
·
Seperti topologi star
perangkat terhubung pada pusat pengendali /HUB.
·
Tetapi HUB dibagi menjadi
dua,central HUB,dan secondary HUB
·
Topologi tree ini memiliki
keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan
fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB.
Kelemahan Topologi Tree
·
Kabel yang digunakan
menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam
pengaturannya , termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.
6) Topologi linier
Jaringan komputer dengan topologi
linier biasa disebut dengan topologi linier bus, layout ini termasuk layout
umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik koneksi (komputer) yang
dihubungkan dengan konektor yang disebut dengan T Connector dan pada ujungnya
harus diakhiri dengan sebuah terminator. Konektor yang digunakan bertipe BNC
(British Naval Connector), sebenarnya BNC adalah nama konektor bukan nama
kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Coaxial Thinnet). Installasi
dari topologi linier bus ini sangat sederhana dan murah tetapi maksimal terdiri
dari 5-7 Komputer.
Kelebihan :
• hemat kabel
• tata letak kabel
sederhana
• mudah
dikembangkan
• tidak butuh
kendali pusat
• penambahan
maupun pengurangan penamat dapat dilakukan tanpa
mengganggu
operasi yang berjalan
Kekurangan :
• deteksi dan
isolasi kesalahan sangat kecil
• kepadatan lalu
lintas tinggi
• keamanan data
kurang terjamin
• kecepatan akan
menurun bila jumlah pemakai bertambah
• diperlukan
pengulang (repeater) untuk jarak jauh.
Setiap jenis topologi di atas
masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan
didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna. Topologi-topologi
ini sering kita temui di kehidupan sehari-hari, namun kita tak menyadarinya.
Topologi pertama yang digunakan adalah topologi bus. Semua Topologi memiliki
kelebihan dan kekurangan tersendiri.
Bentuk jaringan
LAN adalah singkatan dari Lokal
Area Network. LAN terdiri dari beberapa komputer yang terhubung dalam suatu
jaringan. Pada jaringan ini setiap komputer dapat mengakses data dari komputer
lain. Selain itu komputer yang terhubung dalam LAN juga dapat menjalankan
hardware seperti printer dari komputer lain , chating dengan pemilik komputer
lain, main game bareng. Jumlah komputer yang terhubung pada LAN relatif kecil,
misalnya komputer-komputer di rumah, di warnet, di tempat kos, dan di beberapa
tempat lain yang mana komputer yang termasuk di dalam LAN berada dalam satu
bangunan. Setiap komputer yang terhubung pada LAN mempunyai IP address yang
berbeda. Komputer di dalam LAN terhubung melelui ethernet atau dapat juga
dengan wireless teknologi yang berkecepatan antara 10-10000 Mbps. LAN yang
menggunakan teknologi wireless biasa disebut wireless LAN. Pada umumnya
wireless LAN lebih mahal dibanding dengan LAN yang menggunakan kabel, karena
harga hardware untuk wireless LAN lebih mahal. Wireless LAN digunakan hanya
jika pada tempat tersebut tidak memungkinkan dipasang kabel. Wireless LAN juga
mempunyai beberapa keunggulan antara lain lebih fleksibel sehingga komputer
yang terhubung wireless LAN dapat dipindahkan ke tempat lain yang masih dalam
jangkauan, instalasi serta perlengkapan yang digunakan juga lebih sedikit dan
"invisible". Akan tetapi wireless LAN juga mampunyai kekurangan antara
lain keamanan dari jaringan kurang, wilayah yang tercakup dalam jaringan
terbatas pada wilayah yang dapat dijangkau oleh gelombang radio dari wireless
LAN, kecepatan transfer data pada wireless LAN juga lebih lambat daripada LAN
dengan kabel.[/ALIGN]
JARINGAN MAN
MAN atau Metropolitan area
network adalah jaringan yang lebih luas daripada LAN. beberapa LAN menjadi satu
jaringan dapat juga disebut MAN. MAN terdapat di dalam satu kampus atau dalam
satu wilayah yang agak luas(dapat juga satu kota). MAN biasanya tidak dimiliki
oleh satu organisasi saja. Sama seperti LAN, MAN juga memiliki wireless MAN
dengan kekurangan dan kelebihan yang relatif sama.
JARINGAN WAN
WAN (Wide Area Network) adalah
kumpulan dari LAN dan/atau Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi
modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun
antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor
dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem
jaringan ini dapat menggunakan jaringan Internet yang sudah ada, untuk
menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand
Alone/Notebook yang berada di lain kota ataupun negara.
Keuntungan Jaringan WAN
1) Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari
kantor cabang
2) Dokumen/File yang biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket
pos, dapat dikirim melalui E-mail dan Transfer file dari/ke kantor pusat dan
kantor cabang dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang
sangat cepat
3) Pooling Data dan Updating Data antar kantor dapat dilakukan
setiap hari pada waktu yang ditentukan.
PERBEDAAN LAN, MAN DAN WAN
LAN: Local Area Network
MAN: Metropolitan Area Network
WAN: Wide Area Network
Yang Membedakannya:
1) Jangkauannya
2) Kecepatan transfer data
Mis: LAN memiliki batasan area 2 KM tetapi mempunyai
kecepatan transfer sampa 2 MBPS, sedangkan WAN memiliki jangakauan sampai
beribu” KM tetapi mempunya kecepatan transfer sampai 64kbps .
Sumber Referensi






Tidak ada komentar:
Posting Komentar