Senin, 09 Desember 2019


BAB 1
A.     Konsep Dasar Sistem
1)      Definisi system
Sistem : kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Menurut Jerry FithGerald ; sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
2)      Karakteristik Sistem / Elemen Sistem :
Memiliki komponen:
            Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut supra sistem, misalnya suatu perusahaan dapat disebut dengan suatu sistem dan industri yang merupakan sistem yang lebih besar dapat disebut dengan supra sistem. Kalau dipandang industri sebagai suatu sistem, maka perusahaan dapat disebut sebagai subsistem.                                 Demikian juga bila perusahaan dipandang sebagai suatu sistem, maka sistem akuntansi adalah subsistemnya.
-Batas sistem (boundary), merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya.
 -Lingkungan luar sistem (environment), adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.
 -Penghubung sistem (interface), merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.
 -Masukan sistem (input), merupakan energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Sebagai contoh didalam sistem komputer, program adalah maintanance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.
 -Keluaran sistem (Output), merupakan hasil dari energi yang diolah oleh sistem.
 -Pengolah sistem (Process), merupakan bagian yang memproses masukan untuk menjadi keluaran yang diinginkan.
 -Sasaran sistem, jika sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya.
3)      Klarifikasi System
 -Sistem abstrak, sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik (sistem teologia)
 -Sistem fisik, merupakan sistem yang ada secara fisik (sistem komputer, sistem akuntansi, sistem produksi dll.)
B.     Konsep Dasar Informasi
Informasi: data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi == input - proses – output.
Data merupakan raw material untuk suatu informasi. Perbedaan informasi dan data sangat relatif tergantung pada nilai gunanya bagi manajemen yang memerlukan. Suatu informasi bagi level manajemen tertentu bisa menjadi data bagi manajemen level di atasnya, atau sebaliknya.
1)   Definisi data & informasi
 -Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. 
 -Informasi adalah hasil dari pengolahan data dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian sehingga akan berguna untuk pengambilan keputusan.
2)   Penggunaan data dan informasi
a.       System pendaftaran mahasiswa baru secara online:
Data:
·        Data mahasiswa
·        Data asal sekolah
·        Data nilai
·        Data kependudukan
·        Data pembiyaan
Informasi:
·        Informasi masuk
·        Informasi pembayaran
·        Informasi pengumuman
b.      System informasi rekap medis dirumah sakit berbasis web
Data:
·        Data pasien
·        Data administrasi
·        Data dokter konsultasi
Informasi:
·        Penyakit pasien
·        Jumlah pembayaran
·        Nama pasien
c.       System informasi penjualan berbasis android
Data:
·        Data barang
·        Data pembeli
·        Data keuangan
·        Data pengirim
Informasi:
·        Mengetahui jumlah barang yang tersedia,terjual,dan belum terjual
·        Mengetahui tentang pembeli seperti nama, alamat, dan sebagainya.
·        Mengetahui persediaan dana,dan keuntungannya
·        Mengetahui sampai mana atau diamana posisi pengiriman barang
3)   Siklus informasi
Siklus informasi menurut John Burch adalah gambaran secara umum mengenai proses terhadap data sehingga menjadi informasi yang bermanfaat bagi pengguna. Informasi yang menghasilkan informasi berikutnya. Demikian seterusnya proses pengolahan data menjadi informasi.
4)   Mutu informasi
a.       Kualitas informasi
Kualitas informasi sangat dipengaruhi atau ditentukan oleh tiga hal pokok, yaitu akurasi (accuracy), relevansi (relevancy), dan tepat waktu (timeliness). (Agus Mulyanto, 2009 : 247).
a)      Akurasi (accuracy)/akurat, Informasi dikatakan akurat apabila informasi tersebut tidak bias atau menyesatkan, bebas dari kesalahan-kesalahan dan harus jelas mencerminkan maksudnya.
Beberapa hal yang dapat berpengaruh terhadap keakuratan sebuah informasi antara lain adalah: (1.) harus memiliki kelengkapan yang baik, (2.) haruslah benar sesuai dengan perhitungan-perhitungan yang ada dalam proses tersebut, (3.) harus aman dari segala gangguan (noise) dapat mengubah atau merusak akurasi informasi tersebut dengan tujuan utama.
b)      Tepat Waktu (timeliness), datangnya tidak boleh terlambat (usang). Informasi yang terlambat tidak akan mempunyai nilai yang baik, karena informasi merupakan landasan dalam pengambilan keputusan.
c)      Relevansi (relevancy), ini berarti bahwa informasi tersebut harus bermanfaat bagi pemakainya.
b.      Nilai informasi
Parameter untuk mengukur nilai sebuah informasi (value of information) ditentukan dari dua hal pokok yaitu manfaat (benefit) dan biaya (cost). Namun, dalam kenyataannya informasi yang biaya untuk mendapatkannya tinggi belum tentu memiliki manfaat yang tinggi pula.
Menurut Sutarman (2012:14), Nilai dari informasi ditentukan oleh lima hal yaitu :
a)      Untuk memperoleh pemahaman dan manfaat.
b)       Untuk mendapatkan pengalaman.
c)      Pembelajaran yang terakumulasi sehingga dapat diaplikasikan dalam pemecahan masalah atau proses bisnis tertentu.
d)      Untuk mengekstrak inplikasi kritis dan merfleksikan pengalaman masa lampau yang menyedikan pengetahuan yang terorganisasi dengan nilai yang tinggi. Nilai ini bisa menghindari seorang menajer darimembuat kesalahan yang sama yang dilakukan oleh manajer lain sebelumnya.
e)      Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Sebagian besar informasi tidak dapat ditaksir keuntungannya dengan suatu nilai uang, tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya.

C.     Konsep dasar sisitem informasi
1)         Definisi sistem informasi
Sistem informasi yaitu suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil keputusan dan juga untuk menjalankan operasional perusahaan, di mana sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi dan prosedur-prosedur yang tergorganisasi.
2)         Komponen-komponen yang dibutuhkan
(1.) komponen input input merupakan data yang masuk ke dalam sistem informasi, (2.) komponen model kombinasi prosedur,logika,dan model matematika yang memproses data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah di tentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan, (3.) komponen output output informasi yang  berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem, (4.) kompone teknologi teknologi merupakan alat dalam sistem informasi, teknologi digunakan untuk menerima innput, menjalankan model, minyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan output dan memantu pengendalian sistem, (5.) komponen basis data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan yang tersimpan didlm komputer denganmenggunakan softwre database, (6.) komponen kontrol pengendalian yang dirancang untuk menanggulangi gagguan terhadapsistem informasi.
3)         Peranan sistem informasi bagi pihak manajemen
 tidak menggantikan Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems), tetapi mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems) termasuk analisis keputusan dan pembuat keputusan. Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) menghasilkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan, dan juga dapat membatu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).



Refensi:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar